Sabtu, 02 Maret 2019

Perhiasan Dunia

Perhiasan Dunia
Oleh:
Novita Dwi Puspita, Mahasiswi Jurusan Sastra Inggris, IAIN Surakarta.

Pagi berseri menyapaku di serambi Masjid
Daun ini terjatuh tepat didepanku, seakan-akan sedang mengajakku berbicara
Ia menunjukkan kepadaku, lihatlah para muslimah di ujung sana
Terlihat indah dan menawan, lelaki mana yang tak akan terpikat?

Ah.. Ini adalah teguran keras bagiku, bagi kami seorang Muslimah
Hai kaum hawa, sesungguhnya seorang Muslimah itu bagaikan perhiasan cantik
Yang mana jika seseorang ingin memilikimu, tidak mudah begitu saja untuk didapatkan
Kau tahu Surga-Nya begitu luas, tidakkah kau ingin berada di dalamnya?

Kau itu indah saudariku, akan lebih indah tutuplah auratmu,
Kau itu cantik saudariku, akan lebih cantik perbaikilah akhlakmu,
Kau itu menawan saudariku, akan lebih menawan jagalah kebersihanmu,
Aku memang tak sempurna, tetapi kita satu jiwa, Ukh...

Persaudara seagama inilah yang mengikat kami.
Mari saling merangkul dan melangkahka kaki bersama,
Jika tak dimulai dari diri sendiri, lalu siapa lagi?
Sebelum waktu berlalu begitu saja


Tidak ada komentar:

Posting Komentar