Minggu, 03 Maret 2019

Belum bisa serius

Pergi berdua denganmu itu sama saja seperti aku sedang menunjukkan lemahnya imanku, i realize about it.. Kini aku tak ingin mengulanginya kembali.. Memang sejak SMA aku sering pergi berdua dengan teman pria, kurasa ku tak masalah.. Karena aku memang hanya menganggap mereka hanya teman biasa dan begutupun sebaliknya, jadi aku merasa enjoy dalam berteman dengan siapapun..
Sekarang aku sudah kuliah dan temanku juga semakin banyak, tapi semenjak aku masuk organisasi keislaman gitu alias kammi, aku bisa melihat kondisi antara perempuan dan laki-laki, mereka sangat terjaga.. Aku pikir aku tak pantas berada di organisasi itu, aku belum bisa seperti mereka.. Aku berteman dengan yang teman laki2 di kelas maupun di luar kelas, terkadang masih susah dalam menjaga jarak, ntahlah itu sulit.. Tetapi aku kagum dengan mereka yang senantiasa menjaga jarak dengan teman bukan mahramnya.. Walaupun aku belum bisa seperti mereka..
Kemudian ketika aku diajak pergi berdua ntahlah kemana, yang jelas hanya sekedar jalan-jalan dan mengobrol kurasa fine2 saja, no problem.. I think i often do that.. Ternyata pandangan orang berbeda dengan yang ku pikirkan, awalnya aku biasa saja karena ada yang peduli dengan sikapku tentang hal itu.. Tetapi, setelah sekian lama peringatan itu datang padaku aku baru tersadar akhir-akhir ini.. Bahwa ya itu tidak boleh, tetapi aku masih menolak ahh ini sulit sekali..
Hingga akhirnya seorang teman (pria)ku mengajakku bersepeda dan berbincang2 seperti biasanya, dan bahkan makan bersama ya tak masalah bagiku just play together.. Then, he asked me to marry, omg.. I not believe before, this's make me feel like ouwww.. I cannot describe about my feeling.. How should i behave?
So that nowadays, kita memang berteman tetapi kau mengajakku menikah? Aku jadi canggung berteman lagi denganmu, bahkan berbicara via mobile phone juga aku mulai canggung.. Ntahlah.. Aku jadi tidak bisa seperti biasanya..

Ridho Borneo Camp, July 29th, 2018.
Novita Dwi Puspita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar