Aku Pergi
By. Novita Dwi Puspita
Di tengah keramaian ini aku merasakan kesepian.. Ingin sekali lari sejauh mungkin, pergi jauh meninggalkan tempat ini.. Lihatlah air hujan itu, ia terus menerus jatuh tanpa memikirkan rasa sakitnya.. Aku tak ingin seperti air hujan, karena ia tak mempedulikan dirinya.. Tetapi, air hujan itu sangat baik hati.. Walaupun ia jatuh berkali-kali tetapi ia rela melakukannya demi penduduk bumi.. Apakah aku harus menjadi air hujan? Aku takkan sanggup.
Diriku cepat sekali rapuh, sekali ku terjatuh aku bisa bangun.. Dua kali terjatuh aku masih bisa bangun.. Jika sudah ketiga kalinya aku terjatuh, tolong bantu aku.. Aku sudah tidak sanggup lagi.. Semuanya telah pergi, tinggal aku sendiri.. Sekarang sudah tak ada yg membangunkanku lagi.. Aku harus belajar sendiri..
Mereka telah pergi jauh, aku ingin ikut.. Tapi untuk apa? Aku tak berguna bagi mereka.. Sepi, tak seperti dulu.. Mengapa kalian pergi meninggalkanku sendiri disini? Satu per satu kalian pergi tanpa kabar, menghilang begitu saja.. Aku tidak bisa mempertahankannya, berat sekali.. Saat ini, aku yang akan pergi.. Tapi meninggalkan siapa? Semuanya sudah pergi.. Bahkan ada dia yang datang, dan dia pula yang pergi meninggalkan ku.. Ah sudahlah, kehidupan ini menyebalkan
Sukoharjo, 21/01/2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar